BREAKING NEWS

Blogger templates

Rabu, 09 Januari 2019

URGENSI PENDIDIKAN KARAKTER JUJUR BAGI PESERTA DIDIK DEMI INDONESIA BEBAS KORUPSI (TUGAS UAS)




Dewasa ini sedang gencar terjadi program pendidikan karakter yang mulai deterapkan di berbagai sekolah di Indonesia hal ini tidak terlepas dari wacana mentri pendidikan dan kebudayaan di kabinet kerja yang baru yang menginginkan agar pendidikan di Indonesia bertujuan untuk membentuk karakter peserta didiknya sehingga bukan hanya pandai dalam hal akademik namun juga cakap dalam berperilaku. Lalu apa itu pendidikan karakter? Bagaimana pendidikan karakter yang relevan dengan kondisi bangsa sa’at ini? Karakter apa yang harus ditanamkan kepada peserta didik? Apa manfaat menanamkan karakter tersebut bagi bangsa Indonesia?

Pendidikan merupakan sarana untuk menanamkan nilai dan mewariskan ilmu pengetahuan. Yang berfungsi menyambung harapan seluruh rakyat Indonesia agar mendapatkan perasaan aman dan tentram melihat masa depan. Di lain sisi, pendidikan menjadi salah satu lokomotif pergerakan dalam meraih cita-cita bangsa yang tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea keempat, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Korupsi merupakan salah satu penyakit masyarakat yang saat ini sedang menjangkit ke seluruh lapisan masyarakat mulai dari masyarakat kelas bawah hingga pejabat. Pada hakekatnya korupsi adalah virus benalu sosial yang merusak tata kelola pemerintahan sehingga menyebabkan pembangunan Nasional terhambat. Dalam prakteknya perilaku korupsi sangat sulit untuk diberantas jika telah terbiasa diakukan sejak masih duduk dibangku sekolah yang dimulai dari perilaku mencontek maka perilaku tidak jujur seperti ini akan terbawa sampai dewasa.
Indonesia merupakan salah satu Negara paling korup di dunia, hal ini diakibatkan oleh karakter masyarakat Indonesia yang kian hari kian mengalami dekadensi moral. Oleh sebab itu diperlukan solusi nyata untuk memberantas permasalahan ini. Cara paling efektif agar perilaku korupsi dapat berkurang adalah dengan menanamkan pendidikan karakter sejak masih duduk dibangku sekolah. Karakter yang paling tepat yang harus ditanamkan dan harus dimiliki oleh peserta didik adalah karakter Jujur. Karena jika telah tertanam dalam diri siswa perilaku jujur maka ia tak akan berbuat sesuatu yang merugikan diri sendiri maupun orang lain mulai dari sikap jujur saat sedang ujian hingga tidak mau mengambil sesuatu yang bukan haknya. 
Kehidupan harmonis dalam masyarakat sangat diperlukan, karena sesuai dengan fitrahnya manusia dalah makhluk sosial. Keharmonisan dalam masyarakat itu bisa diperoleh dengan kita bersifat jujur dalam berhubungan dengan orang lain. Tidak ada yang merasa dirugikan, dizalimi atau bahkan di curangi apabila kita menerapkan kejujuran. Allah swt berfirman dalam al-Qur’an tentang karekteristik perilaku jujur

Ùˆَلاَ تَÙ„ْبِسُواْ الْØ­َÙ‚َّ بِالْبَاطِÙ„ِ ÙˆَتَÙƒْتُÙ…ُواْ الْØ­َÙ‚َّ ÙˆَØ£َنتُÙ…ْ تَعْÙ„َÙ…ُون
Artinya:  dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui. (Al-Qur’an Surat Al Baqarah ayat: 42)

Penanaman perilaku jujur kepada peserta didik sangat penting dan harus ditanamkan kepada peserta didik karena jika peserta didik telah ditanamkan tentang karakteristik perilaku jujur dan kelak diakherat akan mendapatkan balasan surga seperti telah diterangkan dalam ayat al-Qur’an dan hadits nabi diatas maka perilaku korupsi yang marak terjadi di Indonesia sa’at ini dapat berkurang. Berdasarkan firman Allah swt diatas salah satu karakteristik jujur yang harus dimiliki oleh peserta didik adalah tidak mencampur adukan antara yang hak dan yang batil. Artinya mengatakan sesuatu yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah, serta berperilaku sesuai dengan hati nurani dengan tidak melanggar hal-hal principle sehingga jika perilaku ini diterapkan maka tidak ada yang merasa dirugikan dan tidak ada yang merasa terdzoimi. Sehingga pada saatnya jika peserta didik telah terbiasa berperilaku jujur sejak duduk dibangku sekolah yang ditunjukan dengan mengerjakan sendiri ketika ujian dengan tidak mencontek kepadaorang lain maupun membuat contekan serta terbiasa mengatakan dan berperilaku apa adanya sesuai hati nurani maka ketika telah dewasa kelak dan mulai memasuki dunia pekerjaan yang identik dengan pengelolaan uang maka ia tak akan mengambil apa yang bukan haknya sehingga bukan tidak mungkin suatu saat Indonesia terbebas dari korupsi.

Penulis: Zahid Abdullah (G000150185)


Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 zahid. Designed by OddThemes